Kedua pembalap bersenggolan di Tikungan 2. Dari tayangan ulang video terlihat Vinales masuk di sisi dalam Marquez, lalu melebar, dan pembalap Repsol Honda ini tetap berada di racing line. Tapi ketika Vinales kembali masuk ke racing line, keduanya bersenggolan.

Gestur tubuh Vinales tampak menunjukkan kekesalan atas aksi Marquez. Pembalap Yamaha itu bahkan menghampiri rekan kompatriotnya usai kualifikasi berakhir. Dan keduanya pun terlihat beradu argumen yang cukup panas.
“Dengan Maverick, itu sedikit kesalahpahaman di sana. Saya sedang menekan. Saya mencoba untuk menjaga ritme pada ban basah, terutama di awal dan saya menyalipnya,” tutur Marquez.

“Saya sedang menekan untuk lap yang lain. Tapi mungkin (racing) line saya di Tikungan 2 sangat berbeda. Saya masuk sangat lambat dan berusaha menjaga gas”.
“Tapi dia menyalip saya dari dalam. Dia lalu sedikit melebar, dan sejujurnya, saya menduga (dia) akan (tetap) melebar”.

“Tapi lalu (dia) masuk kembali lebih awal dari yang saya duga dan kami bersenggolan. Saya sudah meminta maaf kepada dia. Yang penting kami berdua tidak terjatuh”.

Ketika disinggung, Vinales mengatakan, tidak memikirkan perihal insiden senggolan tersebut. Namun, ia memperingatkan, bahwa tidak akan ragu untuk bersikap agresif dengan Marquez jika situasi serupa terjadi.

“Dalam kualifikasi (itu) terjadi,” ucap sang pembalap yang meraih hasil posisi start ke-11.

“Tidak apa-apa. (Tapi) saya akan mengingatnya dan ketika suatu saat saya harus melakukannya, saya akan melakukannya”.
Sumber : motosport.com