Beberapa waktu lalu sempat heboh Suzuki di Malaysia bangkrut dan akhirnya tutup. Kemudian juga dihubungkan dengan Suzuki di Indonesia dengan kondisi penjualan yang tidak bagus, apalagi santer dealer Suzuki ganti haluan menjual KTM, kapan Suzuki Indonesia tutup???

Beberapa media dan blog sudah menjawab pertanyaan tersebut yaitu status Suzuki di Indonesia yaitu PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) masih satu naungan dengan Suzuki mobil. Secara margin keseluruhan (mobil dan motor) masih memungkinkan SIS beroperasi.

Namun admin kali ini membicarakan grup Suzuki alias mencoba menganalisa hanya dari penjualan motor Suzuki. Pangsa pasar ekspor motor Suzuki sedang bagus. Dimulai dari Suzuki Address diekspor ke 24 negara di Eropa, Jepang, Oseania dan Asean tahun 2014.

wpid-wp-1475251095244.jpeg

Untuk tahun 2016 SIS menargetkan pasar ekspor sebanyak 147.931 unit, tahun 2017 ditargetkan 189.831 unit dan tahun 2018 ditargetkan 209.233 unit. Sedangkan untuk 2019 target lebih tinggi lagi mencapai 202.000 unit. “Kami berencana mendongkrak volume eKspornya secara bertahap per tahun,” ujar Endro Nugroho, Senior Director 2 Wheels PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) seperti dilansir Indo Pos.

Sepertinya SIS memanfaatkan celah pasar dari permintaan ekspor yang tinggi dikala penjualan dalam negeri sedang lesu. Apalagi kini Suzuki Motor Corporation Jepang sudah mempercayakan Indonesia sebagai basis produksi motor kapasitas kecil untuk pasar Asean dan Eropa. Ga apa-apa sambil menunggu sport 150cc dirilis dengan kualitas dunia yang kabarnya juga akan jadi target ekspor seperti halnya Suzuki Address.