Siapa sih yang ga tahu Hendriansyah, Dicky “jambret” Setyawan, Ferdinand “Uyung” dan pembalap lainnya yang pernah berjaya diatas Suzuki RG Sport??? Selain pembalap top era tahun 2000an itu juga ada nama besar dibelakang layar seperti pakde Gandoz, Ibnu Sambodo, dan Om Chia yang berperan besar sebagai tuner dan ahli riset motor kencang Suzuki.

Jaman-jaman segitu memang Suzuki digdaya diajang balap roadrace tanah air, saingannya cuma Yamaha. Basis mesin yang kencang jadi bekal utama pabrikan Suzuki turun di road race seperti RG Sport (Satria 110 versi Malaysia), Shogun dan Smash. Saking seriusnya turun di balap, Suzuki meracik Suzuki Shogun FL series dan Smash Titan dengan hasil riset balap yaitu posisi klep in dan out yang memungkinkan pemakaian diameter lebih besar tanpa merubah sudut kemiringan klep.

Seiring waktu jaman pun berubah, penjualan Suzuki tidak begitu bagus dan berimbas ke keikutsertannya di dunia balap nasional maupun internasional pun absen. Hal ini sangat disayangkan tapi mau gimana lagi persaingan penjualan roda dua sangat sengit pada saat itu.

3 tahun belakang ini Suzuki mulai bangkit, hadirnya Satria F150 facelift (injeksi) sempat membuat heboh kelas underbone 150cc sampai-sampai ada yang boikot FU tidak boleh ikut. Padahal timnya yang ikut tim privateer lho hehehe… Kemudian Suzuki menelurkan varian baru GSX R150 dengan tenaga 19hp yang lebih powerfull dibanding kompetitor.

Perlahan namun pasti Suzuki mulai bergerak dan berpartisipasi di ajang balap. Ditahun 2017 Suzuki GSX R150 dilombakan diajang balap satu merk Suzuki Asian Challenge. Diajang ini pembalap hasil seleksi dari negara-negara di Asia dikumpulkan untuk berlaga di atas GSX R150. Kemudian di ajang nasional GSX R150 sempat diriset oleh tim SND dan tim Kawahara untuk berlaga di Indospeed Race Series (IRS). Namun sayang performanya kurang maksimal karena waktu riset yang mepet dan terburu-buru.

Lalu bagaimana Suzuki di balapan 2018???

Hingga detik ini bg admin belum menemukan jadwal Suzuki Asia Challenge 2018 padahal ajang yang berbarengan dengan ARRC itu bakal dimulai April ini. Siapa pembalap yang seleksi dan dari negara mana saja infonya masih nihil. Konfirmasi ke pihak SIS masih nihil info. Sepertinya SAC absen di tahun 2018.

*) Kabar terbaru ternyata SAC adalah proyek 3 tahun Suzuki Jepang dari 2015-2017.

Namun ada kabar gembira nih sob… Menurut info yang dipercaya Suzuki GSX R150 sedang riset dari 3 tim privateer untuk ikutan IRS (Indospeed Race Series) 2018. Ketiga tim ini disupport oleh SARP sebagai aksesoris resmi Suzuki untuk riset GSX R150. Hal ini klop dimana setelah bg admin konfirmasi dengan narasumber yang mengabarkan tim SIS pernah bertemu dengan IMI terkait regulasi.

Lalu Kenapa tim privateer??? Bagaimana dengan tim Pabrikan???

Sepertinya terkendala dana bro sis… Ingat Suzuki lagi bangkit dan Suzuki sekarang tidak sebesar pabrikan lain yang sudah kadung besar. Ibaratnya bayi.. Suzuki merangkak lagi dari nol dan butuh asupan dukungan yang banyak supaya bisa kembali jaya. Mengingat Suzuki Global di dunia balap masih konsen di MotoGP yang masih banyak kendala mesin. Suzuki global masih fokus di MotoGP.

Nah… Sudah ada indikasi baik bahwa SIS bakal terjun di IRS meskipun masih mensupport tim privateer, semoga dapat bersaing dengan pabrikan lain dan berjalan mulus tanpa kendala berarti.