Tren penikmat trail adventure alias trabas di Indonesia semakin subur dan bahkan terus bertambah. Aktifitas berpetualang menggunakan motor trail di dalam hutan tersebut memberi kenikmatan sendiri bagi pelaku trabas.

Dan kenikmatan tersendiri juga bagi pabrikan motor trail seperti Kawasaki dengan KLX150nya serta Viar dengan Cross-X seriesnya. Tak seperti Viar yang hanya melengkapi penjualan motor trail, Kawasaki KLX150 laris manis dengan penjualan 6000-7000 unit perbulan.

Market share yang lumayan gurih ini menggoda Astra Honda Motor untuk terjun di celah pasar motor dual purpose ini. Seperti yang kita sudah banyak tahu dari info yang beredar bahwa motor trail keluaran AHM ini nantinya bernama CRF150.

Berikut petunjuk-petunjuk yang bg admin rangkum yang ada pada CRF150 lokal :

  • Mesin common use Megapro / Verza dengan peningkatan pada torsi
  • Sudah menggunakan injeksi
  • Speedometer mirip punya Beat Street, desain kotak kecil nan simple
  • Suspensi depan sudah model inverted alias upside down
  • Roda ukuran 21 inch didepan dan 18 inch di belakang dengan rim almunium

Bulan Juni lalu dikabarkan oleh blog-blog papan atas CRF150 lokal sudah memasuki Pra Produksi 1 yang artinya gak lama lagi CRF150 lokal akan dilaunching, prediksinya pada bulan September ke November 2017.

Tapi entah kenapa feeling bg admin nih CRF150 bakal ditampilkan oleh AHM untuk umum alias public display di GIIAS 2017 yak,,,, secara jika kita kilas balik beberapa Motor Show yang sudah lewat dijadikan gengsi sendiri oleh pabrikan sebagai momen untuk merilis produk motor barunya.

Lalu kenapa ga dimunculkan pas Jakarta Fair ??? Momennya kurang pas… Pertama secara produksi AHM terlalu mepet yang kedua Pas lebaran pas musim masuk sekolah, disini penjualan motor sepi ngapain keluarin motor baru.

Yah itu lah prediksi ngawur ala kadarnya dari blogger papan triplek semoga anda terhibur …