Tricstar Racing, pembuat part-part racing dari Jepang telah menguji kedua motor ini, baik di atas dyno maupun di sirkuit. Pengujian ini dilakukan di sirkuit Spa Nishiura, di dekat Nagoya Jepang tanggal 3 Februari kemarin. Pengujinya juga bukan pembalap ‘abal-abal’, melainkan juara ARRC tahun 2015 bersama Ninja 250, Yamamoto Takeshiro. Tahun lalu pembalap ini menggunakan CBR250RR dan berhasil menduduki posisi 5 di klasemen akhir. Jadi sudah jelas, joki kali ini sudah paham dengan CBR250RR maupun Ninja (walaupun Ninja lawas). Peserta lainnya adalah Toshiya Mori yang turun di ajang JP250 Jepang.

Baik CBR250RR maupun New Ninja 250 menggunakan full exhaust prototype Ikazuchi dan ban Dunlop α – 13 SP. Bagaimana hasilnya ketika CBR250RR dan New Ninja 250 diadu di sirkuit oleh pembalap professional?

  1. Tes Pagi hari dengan arah clockwise dan kondisi trek basah
    • CBR 250 RR 1 min 00 sec 48 
    • Ninja 250 1 min 01 sec 42
  2. Tes sore hari dengan arah counterclockwise dan trek kering
    • CBR 250 RR 59 sec 63 
    • Ninja 250 1 min 00 sec 46

Dari 2 kali race  dengan waktu, arah dan kondisi track yang berbeda, ternyata hasilnya sama/mirip, CBR250RR unggul sekitar 1 detik dibandingkan New Ninja 250. Namun demikian, menurut Yamamoto New Ninja 250 ini melebihi ekspektasinya.
Sementara itu, pengujian juga berlanjut ke atas dyno jet. Dengan power di atas kertas hampir sama, ternyata hasilnya cukup berbeda, selisih sekitar 1,2 ps.
  • CBR 250 RR = 33.99 ps
  • New Ninja 250 = 35.20 ps

Yups, baik di atas kertas maupun di atas dyno, New Ninja 250 memang memiliki power tertinggi untuk saat ini. Tapi lain cerita jika dites di sirkuit. Nah berbeda nanti jika sudah di tes di ajang balapan, tentunya banyak part yang diganti sesuai regulasi dengan tujuan untuk mengejar best lap dan handling yang mantab. Kita tunggu saja persaingan 2 motor 1/4 liter ini unjuk gigi di ARRC 2018 sebagai pembuktiannya.


Sumber : Young Machine