Event balap bergengsi Yamaha Cup Race 2017 (YCR 2017) memasuki babak pamungkas atau final dan diselenggarakan di Sirkuit GOR Manahan, Solo, Jawa Tengah (25-26 November). Lokasi yang sangat strategis karena berada di tengah kota budaya, Solo. Tercatat ambil bagian 120 starter dari total 9 kelas yang tersaji. Catatan penting, bahwa kelas bergengsi seeded MP1 (150 cc) diikuti 19 starter. Demikian sebagai animo seeded yang sangat menggembirakan. 

Yang berbeda dari YCR 2017 Solo bahwa lay-out trek sepanjang 850 meter sangat menantang. Handycap begitu variatif dibanding saat seri Kebumen, Jawa Tengah ataupun Kediri Jawa Timur. Tidak hanya tantangan stop & go, juga tikungan roliing-speed, baik ke kanan ataupun kiri. Total ada 10 tikungan. Peserta ditantang untuk menggantung RPM mesin sesuai limit atau batas kemampuan masing-masing. Termasuk trek lurus sekitar 265 meter yang dapat menjadi media pengujian peak-performance.

Yamaha Cup Race 2017 Solo menyajikan lintasan yang berbeda. Tentu saja, kita mengedepankan konsep Safety Education. Dalam konteks lay-out terbukti memberikan edukasi kepada para pembalap sehingga dapat memberikan pengetahuan dan pengalaman yang pada akhirnya akan membuat skill-up balap, ujar Kadek Suma, Divisi Motor Sports PT. Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) yang hadir di YCR 2017 Solo.