Pertarungan ketat berlangsung dalam race 1 kelas Underbone 150 cc (UB150) gelaran Asia Road Racing Championship 2018 (ARRC 2018) di Sirkuit The Bend Motorsport Park, Australia, Sabtu (21 April). Kelas Underbone 150 cc (UB150) pembalap tim Yamaha Racing Indonesia (YRI), Wahyu Aji Trilaksana sempat memimpin jalannya balapan yang berlangsung dalam menu 9 lap.

Racer asal Banyumas, Jateng ini terus bersaing dengan beberapa rider seperti Md Helmi Azman, Mc Kinley Kyle, Md Izzat Zaidi dan Md Aiman Azman. Saat memasuki lap terakhir, Wahyu Aji yang juga runner-up UB150 tahun lalu (ARRC 2017) sempat berada di posisi ke-2, sedang yang pertama ialah Md Helmi Azman.

Tidak patah semangat, Wahyu mengejarnya di tikungan terakhir. Namun setelah keluar tikungan, justru Wahyu Aji harus mengontrol motornya agar tidak bersentuhan dengan pacuan Md Helmi Azman. Dikarenakan kondisi angin yang sangat kencang, akhirnya petarung tim RCB Yamaha YY Pang Racing, M Izzatt Zaidi yang memanfaatkan kesempatan ini hingga meraih podium, diikuti Md Helmi Azman dan Wahyu Aji finish ke-3.

“Untuk hasil hari ini, saya sangat senang. Tim sudah berusaha memberikan motor terbaik. Saya syukuri rezeki hari ini. Untuk race 2, saya akan lebih fokus lagi agar dapat meraih hasil yang lebih baik,” ucap Wahyu Aji yang saat ini berada di posisi ke-3 klasemen sementara UB150 dan jaraknya dekat dengan dua posisi teratas. Adapun race ke-2nya UB 150 akan dilangsungkan pada Minggu siang (22 April).

Disamping kelas UB150, dua rider tanah air yang bersaing di kelas Asia Production 250 (AP250), yaitu M Faerozi dan Richard Taroreh harus puas di urutan ke-9 dan ke-19. Sempat berada di deretan terdepan, M Faerozi yang berasal dari Jatim terhimpit oleh beberapa pembalap hingga harus melorot ke posisi ke-11. Namun talenta usia 16 tahun ini terus berjuang keras hingga dapat finish ke-9.

Sedangkan Richard Taroreh yang start dari deretan ke-19 bertarung di grup kedua.  Sayangnya, juara nasional Sport 150 cc ini (IRS 2018) sempat mengalami ban belakang yang slide. Padahal sudah ada di deretan ke-8. Namun Richard dpat bangkit dan terus berupaya untuk menyelesaikan balapan hingga finish ke-19. Tentu saja, mereka akan berusaha keras untuk memperoleh hasil yang lebih baik pada race ke-2, Minggu siang nanti (22 Apil).

“Start yang cukup baik untuk saya, namun di tikungan pertama, AM Fadly masuk dari dalam dan saya terhimpit di posisi tengah. Sehingga saat keluar tikungan, saya mulai ke belakang. Saya berusaha untuk mengejar kembali rombongan depan. Pada akhirnya, saya mampu finish di P9. Saya akan berusaha melakukan yang terbaik di race 2 besok,” terang M. Faerozi.

“Mulai lap awal saya sudah berusaha agar tidak terpisah dari rombongan depan. Lap by lap saya mulai mengejar lawan hingga berada di P8, namun saat masuk ke tikungan 6 di lap ke-5, kehilangan kontrol roda belakang dan crash. Saya bersyukur bisa kelintasan lagi dan bisa menyelesaikan perlombaan meskipun finish di P19. Besok saya akan coba lagi untuk bisa meraih hasil yang terbaik,” timpal Richard Taroreh.

“Kita akan berupaya maksimal di race 2 agar bisa memperoleh poin yang tertinggi,” ujar Wahyu Rusmayadi, Manajer tim Yamaha Racing Indonesia.